Design yang gua ambil dari salahsatu lukisan di rumah gua ini, gua pilih karena mencitrakan sebuah kasih sayang yang universal..
Cinta bukan untuk hanya sesama manusia, tetapi yang lebih luas lagi, bisa saja lintas spesies.
Bocah itu memejamkan mata, apa ia tertidur?
Bocah itu menyandarkan kepalanya? Atau berusaha mendengarkan sesuatu menggunakan 'karna'nya?
Mungkin dengan memejamkan mata ia bisa melihat lebih jelas, lebih luas..
Jika kita mendengarkan sesuatu lekat-lekat, apapun itu.. maka kita bisa mendengar suaraNya..
Lewat nafas kuda kita bisa mendengar suara kehidupan, bagaimana Sang Maha Pencipta menciptakan segala sesuatu dengan sebaik-baiknya, bagaimana Dia menciptakan segala sesuatu dengan cinta yang tak terukur..
Lalu perhatikan bagaimana kuda itu menoleh & memperhatikan si bocah yang nampak begitu nyaman.. Kuda itu mungkin mengerti..
Ia tak bisa bahasa lisan kita, namun bahasa non-verbal justru memiliki jangkauan yang lebih luas.. apa kita bisa menyampaikan perasaan kita kepada seekor hewan?
Jawabannya kau bisa tahu sendiri, apalagi yang pernah punya hewan piaraan di rumah.
Jangankan hewan, sebuah benda mati sekalipun bisa kita curahkan kasih-sayang.. yang kita urus sepenuh hati, yang kita rindukan & cari gelagapan saat 'ia' tak ada di tempat..
Kasih sayang, harapan yang ia timbulkan, dan proses pemecahan misteri kehidupan.. itu yang diwakili oleh gambar ini..
Shalommualaikum!
Jumat, 18 September 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar